"Tindakan Pencegahan Merupakan Cara ampuh, mencegah angka infeksi HIV baru pada Perempuan."

SIARAN PERS – Aksi Damai ‘Koalisi Obat Murah’di Hari Hepatitis Sedunia 28 Juli 2015

 Untuk Segera Di Rilis

Aksi Damai ‘Koalisi Obat Murah’di Hari Hepatitis Sedunia 28 Juli 2015

“SOFOSBUVIR, Obat Hepatitis untuk Rakyat”

 

Jakarta, 28 Juli 2015

 

Sejak tahun 2010, Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) menjadikan Hari Hepatitis Sedunia sebagai salah satu hari yang penting untuk diperingati setiap tanggal 28 Juli. Hepatitis C adalah salah satu dari jenis penyakit Hepatitis yang sangat serius bagi kesehatan rakyat Indonesia. Menurut WHO, diperkirakan ada sekitar 130-150 juta orang di dunia yang terinfeksi Hepatitis C. Penyakit Hepatitis C kronis dapat berkembang menjadi kanker hati yang sulit diobati dan setiap tahunnya diperkirakan lebih dari 150 ribu orang meninggal karena penyakit Hepatitis C. Diperkirakan jumlah pengidap Hepatitis C di Indonesia ada sekitar 2 juta orang[1].

 

Hepatitis C dapat menyerang siapa pun tanpa melihat latar belakang orang tersebut baik dari kelompok masyarakat umum maupun kelompok pengguna narkotika suntik. Penyakit Hepatitis C kronis dapat berkembang menjadi kanker hati yang sulit diobati. Secara umum Hepatitis C dapat menular sangat mudah melalui kontak darah secara langsung, dalam kasus yang jarang bisa terjadi melalui kegiatan seksual dan saat Ibu melahirkan bayinya . Tidak ada vaksin untuk Hepatitis C, namun penularannya dapat dicegah dengan tidak melakukan pertukaran jarum suntik tidak steril di kalangan pengguna narkotika, menjaga kesterilan alat suntik kedokteran, melakukan screening darah transfusi, tidak menggunakan sikat gigi atau alat cukur secara bersamaan dengan pengidap Hepatitis C[2].

 

Hepatitis C bisa disembuhkan, pengobatan Hepatitis C yang tersedia di Indonesia sampai saat ini adalah dengan obat kombinasi Pegylated Interferon dan Ribavirin. Sayangnya tingkat kesuksesan terapi dengan obat kombinasi ini masih sangat rendah, selain itu memiliki efek samping yang cukup berat dan Harga obat kombinasi Pegylated Interferon + Ribavirin ini mencapai 80 juta rupiah. Saat ini Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sudah bisa menanggung pengobatan dengan menggunakan kombinasi obat ini.

 

Kini, obat Hepatitis C terbaru sudah tersedia dengan tingkat kesuksesan di atas 90%. Zat aktif bernama Sofosbuvir yang patennya dimiliki oleh perusahaan farmasi Gilead dengan brand Sovaldi. Obat Sofosbuvir digunakan dengan cara oral dan dikombinasikan dengan Ribavirin atau obat DAA lainnya. Kombinasi Sofosbuvir dan Ribavirin atau obat DAA lainnya memiliki tingkat kesuksesan terapi yang tinggi yaitu mencapai 90 – 95% untuk menyembuhkan Hepatitis C[3].
[Continue reading]

Panduan Aksi Hari Hepatitis Sedunia 2015

AKSI 2

Koalisi Obat Murah (KOM), mengundang sahabat-sahabat sekalian untuk ikut berpartisipasi dalam Aksi Damai di HARI HEPATITIS C Sedunia dengan tema "Sofosbuvir, Obat Hepatitis C untuk Rakyat"   Aksi Damai akan dilaksanakan pada Selasa, 28 Juli … [Continue reading]

Mengenal Hepatitis C – Bagian 3

hati13

Mengapa pengobatan hepatitis C dibutuhkan? Infeksi Virus Hepatitis C (disebut juga HCV atau Hep C) adalah infeksi yang berpotensi serius dan dapat mengakibatkan kerusakan yang parah pada hati. Pada beberapa orang, infeksi ini perlahan-lahan bisa … [Continue reading]

Mengenal Hepatitis C – Bagian 2

hati8

Apakah hepatitis C dapat diobati? Hepatitis C dapat diobati bahkan disembuhkan. Pengobatan standar terdiri dari kombinasi obat Interferon terpegilasi (peg-Interferon atau PEG-IFN). Pengobatan diberikan selama 6 atau 12 bulan. PEG-Interferon … [Continue reading]

Mengenal Hepatitis C – Bagian 1

hati1

Apa itu Hati? Hati adalah organ yang terbesar dalam tubuh. Letaknya di perut sebelah kanan, tepat di bawah tulang iga. Banyak peran kunci yang dimainkan oleh hati untuk tetap menjaga tubuh tetap hidup dan sehat. Hati membuang racun untuk … [Continue reading]