Just in case
"Viral Load untuk melihat keberhasilan pengobatan HIV, Tidak Terdeteksi = Tidak Menularkan."

Apakah ODHA boleh bepergian jauh?

indexSiapa diantara #SahabatOBS yang gak suka Travelling? Pasti jawabannya semua suka. Bepergian baik di wilayah Nusantara Indonesia, maupun ke Negara lain diluar Indonesia tentunya merupakan hal yang menyenangkan. Selain memberikan kita kesempatan untuk mengenal budaya, melihat keindahan di tempat tempat yang kita kunjungi, yang sudah pasti adalah kita akan bertambah pengalaman dan kebahagiaan. Yup, Travelling merupakan salah satu cara jitu untuk membahagiakan diri sendiri, di tengah kepenatan pekerjaan dan ruwetnya kemacetan di tempat kita tinggal.

Pertanyaan selanjutnya, apakah Orang yang hidup dengan HIV boleh bepergian Jauh? Ini adalah pertanyaan yang sering dilontarkan oleh #SahabatOBS yang hidup dengan HIV. Banyak dari mereka yang hendak beribadah haji atau umroh, namun merasa kecil hati karena terdapat virus HIV di dalam tubuh. Banyak juga teman ODHA yang memiliki hobi menyelam di laut, atau mengeksplorasi keindahan alam dengan naik gunung, tapi setelah terinfeksi HIV, lantas mengurungkan niatnya untuk bepergian jauh. Ada juga lho, teman ODHA yang mendapat paket liburan gratis, atau tawaran pekerjaan di luar negeri, tapi dibatalkan.. lagi lagi karena virus HIV tersebut.

imagesBerdasarkan pengalaman yang dialami tim OBS, dan beberapa rekan ODHA yang bercerita tentang pengalaman mereka Travelling. Berlibur, Plesiran atau apalah namanya.. sangat direkomendasikan bagi mereka yang memiliki penyakit tertentu. Eits, tapi syarat dan ketentuan berlaku ya. Berikut adalah tips tips yang harus diperhatikan saat teman ODHA hendak bepergian jauh.

1. Melakukan pemeriksaan Kesehatan

Sebelum berangkat, ada baiknya kita memeriksakan kondisi kesehatan kita. Seperti melakukan pemeriksaan SgOT/PT dan cek Darah Lengkap. Jika memungkinkan, memeriksakan CD4 sebelum bepergian amat disarankan, untuk mengetahui daya tahan tubuh kita sebelum berangkat apakah memungkinkan untuk bepergian jauh.

index32. Berkonsultasi dengan petugas kesehatan

Setelah melakukan pemeriksaan kesehatan, tentunya, laporkan hasilnya kepada petugas kesehatan, dan berkonsultasi tentang kemungkinan yang akan terjadi dengan hasil darah yang kita terima. Contohnya : sangat tidak mungkin, memaksakan diri saat kondisi CD4 rendah, untuk tetap bepergian jauh. Sehingga disarankan untuk berkonsultasi juga dengan dokter.

3. Mempersiapkan obat obatan

Jika Oke, hasil kesehatan dan kita juga mendapatkan masukan masukan yang baik dari dokter. Yang tidak kalah penting adalah mempersiapkan keperluan medis milik kita sendiri. Seperti, tentunya ARV, jangan sampai kita kelupaan ya teman. Obat lain yang sesuai dengan kebutuhannya juga mohon di periksa dan disiapkan dengan sebaik mungkin. Kadang kala, jika bepergian keluar negeri, obat obat tertentu tidak dijual, mungkin ada, namun kita belum tahu apa nama obatnya sehingga saat dibutuhkan akan menyulitkan kita.

images4. Mempersiapkan dokumen penting perjalanan

Ini yang tidak kalah penting. Siapkan dokumen perjalanan kita dengan baik. Jika kita menggunakan sarana transportasi umum, seperti pesawat, kereta Api, atau bus. Periksa kembali tiket moda transportasi kita. Cek juga tanggal dan jam keberangkatan atau kepulangan, jangan sampai kita tertinggal karena salah lihat tanggal atau jam perjalanan. Cek dokumen yang berhubungan dengan identitas diri, seperti Passport, SIM atau KTP kita. Apakah masih masuk kedalam masa berlaku dokumen, agar keselamatan diri kita terjamin saat bepergian. Untuk perjalanan luar negeri, tentunya selain dibutuhkan Passport, juga dibutuhkan Visa untuk masuk ke suatu Negara. Siapkan visa perjalanan dengan baik. Pastikan kita mendapatkan visa dengan kondisi yang kita butuhkan. Yakni lama berlaku Visa kunjungan kita, jenis visa kunjungan apakah untuk pendidikan, berlibur atau untuk urusan bisnis dan pekerjaan.

index25. Asuransi Perjalanan

Asuransi perjalanan merupakan salah satu dokumen penting yang harus kita persiapkan. Khususnya saat kita bepergian ke luar negeri. Visa perjalanan sangat dapat membantu jika kita tiba tiba sakit dan harus dirawat, atau terjadi kecelakaan perjalanan, atau terjadi keterlambatan penerbangan. Beberapa Asuransi perjalanan dapat diakses dengan sangat mudah dan tidak begitu mahal. Banyak rekomendasi perusahaan perjalanan yang menyediakan Asuransi.

6. Membawa uang dan akomodasi yang cukup

Aduh untuk poin ke-6 ini jangan sampai terlupakan ya. Hehehe, yup selain untuk biaya hidup selama kita melakukan perjalanan. Membawa uang cukup dapat menjaga kita dari hal hal yang tidak terduga, atau saat kita harus membeli oleh oleh untuk orang yang kita kasihi. Cek juga Kurs mata uang di tempat yang akan kita datangi. Di karenakan kurs rupiah dan mata uang asing seperti dollar, euro dan mata uang lainnya memiliki selisih yang cukup besar. Hal itu menyebabkan, barang barang serta biaya biaya di luar negeri menjadi lebih mahal. Nah, jadi harus Siapkan ya teman, jangan sampai kita tidak menikmati perjalanan kita

7. Mempersiapkan barang barang yang akan kita bawa

Nah, di poin ketujuh, akan kami kembalikan kepada sahabat sekalian. Barang wajib apakah yang harus dibawa oleh kalian selama bepergian. Sebagai gambaran, pakaian yang cukup, alat mandi, alat untuk dokumentasi seperti kamera, charger untuk gadget, jangan bawa berlebihan, tapi jangan sampai kita kekurangan pakaian atau pakaian dalam lho. Pastikan semua dikemas dengan baik dalam ransel atau koper yang kita bawa.

index8. Mengecek kondisi wilayah yang akan kita datangi.

Memastikan kondisi Negara atau tempat yang kita datangi sangatlah penting. Seperti suhu udara dan cuaca, musim apa yang sedang ada di negara yang akan kita kunjungi. Jika sedang musim panas, maka membawa baju baju yang nyaman agar kita tidak kepanasan. Jika sedang musim dingin atau salju, pastikan kita membawa pakaian sesuai dengan suhu tersebut. Jangan sampai kita kedinginan karena salah kostum, dan tidak menikmati perjalanan. Kita dapat mencari di situs google, segala hal tentang negara negara yang kita akan datangi. mulai dari suhu udara, situasi politik, keamanan, kebiasaan yang harus dihormati, dan informasi penting lainnya terkait dengan lokasi atau wilayah yang akan kita sambangi. jangan lupa dengan pepatah, dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung, yang memiliki makna menghormati tempat kita berada. dan menghargai diri kita dengan mempersiapkan segala sesuatunya.

images

9. Menjaga Kesehatan selama di perjalanan

–       Mabuk Diperjalanan seringkali menyebabkan rasa pusing dan mual. Cegah dan atasi hal ini dengan mengkonsumsi permen atau minuman jahe hangat, hal ini baik untuk mengatasi mual serta badan terasa hangat.

–       Perbanyak Cemilan. Rasa lapar tidak bisa dihindari dalam perjalanan jauh. Untuk itu bawalah cemilan atau snack sehat seperti kacang-kacangan, biji-bijian, dan buah-buahan sebagai sumber energi sementara dan menahan rasa lapar. Hal ini penting karena agar perut tidak kosong.

–       Perbanyak Air Putih. Perjalanan yang lama terkadang bisa menyebabkan pusing. Minumlah air putih yang cukup setiap hari agar tubuh tetap terhidrasi dan mencegah dehidrasi. Hindari minuman yang mengandung kafein dan alkohol selama berlibur. Sangat penting membatasi asupan kafein selama dalam perjalanan. Mengkonsumsi lebih dari dua cangkir akan menyebabkan ketegangan saraf.

–       Manfaatkan Waktu Kosong Untuk Tidur. Tidur kapanpun jika merasa kantuk, hal ini akan memberikan waktu tubuh beristirahat meskipun hanya 15 menit. Tidur juga membantu menyimpan energi untuk tetap sehat dan fit selama diperjalanan. Pastikan anda tetap mendapatkan istirahat yang cukup dan tidur yang nyenyak selama perjalanan maupun di tempat tujuan liburan. Lakukan peregangan dan beri kaki pijatan ringan untuk mengendurkan otot dan melancarkan aliran darag di kaki. Istirahatkan beberapa menit dan siap untuk menikmati liburan.

–       Usir Jet Lag. Berpergian menggunakan pesawat membuat jam biologis tubuh berubah, baik karena pengaruh matahari dan penurunan daya tahan tubuh. Untuk mengatasinya, cobalah berjemur di bawah sinar matahari selama 30 menit ketika anda tiba di tempat tujuan dan konsumsi suplemen melatonin di malam hari.

–       Regangkan otot. Saat berpergian dengan transportasi udara, laut maupun darat, biasakan bangun dari kursi anda dan lakukan peregangan otot setiap jamnya, selama lima menit. Regangkan tangan dan kaki secara santai, dan jika memungkinkan cobalah sedikit berjalan-jalan di dek kapal atau koridor pesawat dan bus. Cara ini bermanfaat membantu melancarkan sirkulasi darah.

–       Cuci Tangan Sebelum Makan. jika tidak memungkinkan sediakan selalu antiseptic untuk membersihkan tangan, karena saat diperjalan dengan menggunakan transportasi umum, kuman ada dimana-mana. Dengan mecuci tangan ini adalah cara terbaik menghindari penangkapan penyakit dari kuman

index1

Nah, bagaimana.. semoga tercerahkan ya tips tips bagi sahabat ODHA yang hendak berlibur atau melakukan perjalanan jauh. Jangan ragu untuk memberikan kebahagiaan pada diri kita. Karena sesungguhnya virus HIV tidak menghalangi seseorang untuk bepergian, selama kita tetap ingat untuk selalu menjaga diri dan kesehatan selama bepergian tersebut. Oke..Selamat berlibur ya, #SahabatOBS

Seluruh gambar diambil dari Google.com

Facebook Comments

Incoming search terms:

  • penderita hiv apa bisa umroh
  • obat arv terdeteksi di bandara
  • bolehkah penderita hiv bekerja
  • mencri pekerjaan odha
  • ODHA apa bisa dapat arv di tempat lain
  • penyakit hiv aid apa boleh umroh
  • apakah oda bisa keluar negeru
  • hiv boleh umroh
  • obat hiv luar negri
  • odha beribadah