Just in case
"Viral Load untuk melihat keberhasilan pengobatan HIV, Tidak Terdeteksi = Tidak Menularkan."

Berpelukan, membuat Hidup Jadi lebih sehat

Sumber : Google.com

Sumber : Google.com

Pelukan bukan hanya ungkapan kasih sayang. Salah satu bentuk sentuhan fisik ini memiliki efek yang lebih besar dari sekadar membuat perasaan lebih tenang dan bahagia. Psikolog Melly Puspita Sari, Psi, M, NPLm Psychologist menyebutkan, pelukan yang dilakukan minimal delapan kali sehari bisa membuat hidup lebih sehat. Sebaiknya jangan selalu menghitung dan terpaku pada jumlah pelukan karena ketika pelukan menjadi sebuah kebutuhan, sebanyak apapun frekuensinya tidak akan menjadi masalah. “Menurut penelitian yang disebutkan oleh Kathleen Keating dalam bukunya ‘The Hug Therapy’, empat kali pelukan bisa mempertahankan hidup. 12 kali pelukan untuk kesehatan dan kebahagiaan,” tutur psikolog lulusan Universitas Muhammadiyah Malang ini

Berdasarkan penelitian dari University of North Carolina, Amerika Serikat, pelukan bisa menurunkan kadar hormon stres (kortisol) sekaligus meningkatkan hormon oksitosin yang mampu memberikan perasaan tenang. Ketenangan dan kenyamanan yang dirasakan saat berpelukan, otomatis juga mengurangi stres. Seperti diketahui, stres merupakan akar dari segala penyakit dan ketegangan. Maka semakin sering dipeluk, orang juga akan semakin sehat baik secara mental maupun fisik. Dalam sebuah penelitian yang dipimpin oleh psikolog Dr Karen Grewen kepada 38 pasangan, diketahui pasangan yang berpelukan selama 20 detik kadar kortisolnya menjadi rendah dan oksitosin meningkat. Efeknya terjadi lebih signifikan pada wanita. Manfaat pelukan juga kurangi potensi penyakit jantung.

 

Sementara itu pelukan yang diberikan pada orang dengan kondisi tubuh tidak sehat, kekebalan tubuhnya akan meningkat. Dampak positif pelukan akan lebih efektif apabila dilakukan dengan cara yang tepat.Sama-sama rangkulkan tangan saat pelukan, rasakan aliran energi. Bayangkan jika pelukan tersebut adalah pelukan terakhir. Peluklah orang yang Anda sayangi sambil tersenyum. Hal itu akan membuat kebahagiaan lebih terasa saat berpelukan. Peluklah orang tersayang Anda sesering mungkin dan lakukan dengan tulus, sepenuh hati sampai menemukan titik kenyamanan.

 

Saat berpelukan jangan langsung dilepas. Apalagi pada orang yang tidak terbiasa dipeluk. Tahan beberapa detik sampai dia merasa nyaman. Selain pelukan, sentuhan lain seperti memegang tangan, meremas bahu atau mengusap kepala juga punya efek yang sama untuk menimbulkan perasaan senang dan menyamankan. Prinsipnya adalah sentuhan. Ketika disentuh ada sensori yang menyamankan. Nah, gimana, mau sehat dengan cara yang mudah dan sangat menyenangkan? Peluk orang yang ada disekitarmu yuk, peluk juga sahabat sahabat ODHA yang kita kenal sebagai cara sederhana memberikan motivasi dan rasa semangat pada mereka. Jangan takut, karena HIV tidak menular melalui pelukan dan kontak sosial lainnya.

Referensi Tulisan http://wolipop.detik.com/read/2013/10/18/190817/2389713/1135/peluk-orang-tersayang-8-kali-sehari-hidup-jadi-lebih-sehat-lahir-batin

Facebook Comments