Kombinasi ARV

Saat ini pengguna ARV semakin dimudahkan dengan adanya ARV jenis FDC (Fixed Dose Combination) sehingga #SahabatOBS hanya meminum 1 pil setiap harinya tidak seperti dahulu. Namun tingginya permintaan FDC membuat stok obat menipis bahkan di beberapa layanan sampai habis. Sehingga dokter pun kembali meresepkan ARV non FDC, yang membuat teman-teman yang baru mengkonsumsi ARV menjadi kebingungan. Namun ARV penting bagi kesehatan ODHA ya, jangan sampai tidak meminumnya secara rutin.

Berikut ini mimin sudah siapkan infografis untuk kombinasi obat ARV, agar #SahabatOBS tidak bingung.

KO-TENOLAMIEFA

 

 

 

 

 

 

 

 

Kombinasi pertama adalah Tenovofir+Lamivudine+Efavirenz

KO-DUVIEFA

 

 

 

 

 

 

 

 

Kombinasi kedua adalah Lamivudine+Zidovudine+Efavirenz

KO-DUVINEVI

 

 

 

 

 

 

 

 

Kombinasi ketiga adalah Lamivudine+Zidovudine+Nevirapine

KO-TENOLAMINEVI

 

 

 

 

 

 

 

 

Kombinasi keempat adalah Tenofovir+Lamivudine+Nevirapine

KO-TENOEMTRIEFA

 

 

 

 

 

 

 

 

Kombinasi kelima adalah Tenofovir+Emtricitabine+Efavirenz

KO-TENOEMTRINEVI

 

 

 

 

 

 

 

 

Kombinasi keenam adalah Tenofovir+Emtricitabine+Nevirapine

KO-TENOLAMIALU

 

 

 

 

 

 

 

 

Kombinasi ketujuh adalah Tenofovir+Lamivudine+Lopinavir+Ritonavir

Konsultasikan dengan doktermu ya #SahabatOBS apabila masih kebingungan dengan obat yang diresepkan. Karena kita berhak tau apa kombinasi yang diberikan oleh dokter.

Incoming search terms:

  • gambar obat arv
  • obat Arv FDC
  • kombinasi arv
  • fdc arv indonesia
  • obat fdc arv
  • arv tenofovir
  • komposisi arv
  • jenis obat arv m152
  • obat arv m152
  • kenapa obat ARV harus di kombinasi

Share this post

One thought on “Kombinasi ARV

  1. Tolong bantu supaya ODHA bagian supply obat ARV mungkin bagian tim kesehatan pemerintahan atau bagaimana supaya stok obat FDC ARV yang 1 x 1 supaya bisa segera di adakan kembali jumlah nya karena di puskesmas puskesmas kota surabaya katanya stoknya habis jadi di gantikan dengan ARV yang lepasan jadi harus meminum banyak obat. Supaya hal ini menjadi poin penting bagi pemerintahan kota surabaya dan pemerintahan kota yang lain mengenai kesehatan ODHA.

    Reply

Post Comment