Kencing Nanah

Tanya:

Min, saya ngga pernah main perempuan, kok saya bisa kena kencing nanah ya?

Jawab:

Pertama, perempuan bukan mainan! Jangan dibuat mainan.

Kedua, kencing nanah alias gonore adalah penyakit menular seksual (PMS, atau IMS, infeksi menular seksual, jangan dibikin ribet ya) yang dapat menginfeksi cowok dan cewek. Dapat menyebabkan infeksi di alat kelamin, rektum, dan tenggorokan. Ini adalah infeksi yang sangat umum, terutama di kalangan anak muda usia 15-24 tahun.

Kencing nanah disebabkan oleh infeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae. Bakteri ini tidak hanya memengaruhi saluran reproduksi, tapi juga bisa menyerang selaput lendir mulut, tenggorokan, mata, dan area dubur.

Bagaimana penyebaran gonore?

Kamu bisa tertular kencing nanah dengan melakukan seks vaginal, anal, atau oral dengan seseorang yang memiliki gonorrhea. Seorang perempuan hamil yang terkena kencing nanah dapat menularkan infeksi pada bayinya saat persalinan.

Seperti halnya kuman lain, kamu bisa tertular bakteri penyebab kencing nanah hanya dari menyentuh daerah yang terinfeksi pada orang lain. Jadi jika kamu bersentuhan dengan penis, vagina, mulut, ataupun anus seseorang yang membawa bakteri ini, kamu berisiko tinggi terkena penyakit kencing nanah.

Bagaimana Aku bisa mengurangi risiko kencing nanah?

Satu-satunya cara untuk menghindari kencing nanah adalah tidak melakukan seks vaginal, anal, atau oral. Atau hindari menggunakan sex toys yang pernah dipakai oleh orang lain yang tidak dicuci dengan benar.
Jika kamu aktif secara seksual, kamu dapat melakukan hal-hal berikut untuk mengurangi kemungkinan terkena gonore:
Setia dengan satu pasangan! Pastikan pasangan kamu telah bebas dari infeksi menular seksual.
Menggunakan kondom lateks dengan cara yang benar setiap kali kamu berhubungan seks.

Apakah Aku berisiko tertular kencing nanah?

Setiap orang yang aktif secara seksual bisa terkena kencing nanah melalui seks vagina, anal, atau oral tanpa kondom.
Jika kamu aktif secara seksual, berbicaralah dengan jujur dan terbuka dengan penyedia perawatan kesehatan mu dan tanyakan apakah kamu harus menjalani tes untuk gonore atau penyakit menular seksual lainnya.

Jika kamu adalah cowok yang aktif secara seksual dengan berganti pasangan, kamu harus dites untuk gonore setiap tahun.

Jika Anda adalah cewek yang aktif secara seksual lebih muda dari 25 tahun atau berumur lebih tua dengan faktor risiko seperti pasangan seks baru atau banyak, atau pasangan seks yang memiliki infeksi menular seksual, kamu harus dites untuk gonore setiap tahun.

Aku sedang hamil. Bagaimana pengaruh gonore pada bayiku?

Jika kamu hamil dan mengalami kencing nanah, kamu dapat menularkan infeksi pada bayimu saat melahirkan. Ini dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius bagi bayimu. Jika kamu hamil, penting bahwa kamu berbicara dengan penyedia layanan kesehatan sehingga kamu mendapatkan pemeriksaan, pengujian, dan pengobatan yang benar, jika diperlukan. Mengobati gonore sesegera mungkin akan membuat komplikasi kesehatan untuk bayi kamu menjadi minim.

Bagaimana Aku tau jika Aku tertular kencing nanah?

Beberapa pria dengan gonore tidak memiliki gejala sama sekali. Namun, pria yang memang memiliki gejala, mungkin memiliki:

  • Sensasi terbakar saat buang air kecil;
  • Keluarnya cairan putih, kuning, atau hijau dari penis;
  • Testis terasa sakit atau bengkak (meskipun ini kurang umum).

 

Sebagian besar perempuan dengan gonore tidak memiliki gejala apa pun. Bahkan ketika seorang perempuan memiliki gejala, gejalanya sering ringan dan dapat disalahartikan sebagai infeksi kandung kemih atau vagina. Perempuan dengan gonore berisiko mengalami komplikasi serius dari infeksi, bahkan jika mereka tidak memiliki gejala.

Gejala pada wanita dapat meliputi:
Sensasi yang menyakitkan atau terbakar saat buang air kecil;
Meningkatnya keputihan;
Perdarahan vagina antar periode menstruasi.

Infeksi kencing nanah pada rektum mungkin tidak menyebabkan gejala atau menyebabkan gejala pada pria dan wanita yang mungkin termasuk:
Anus gatal;
Rasa sakit;
Berdarah;
Gerakan usus yang menyakitkan.

Kamu harus diperiksa oleh dokter jika kamu melihat gejala-gejala ini atau jika pasangan kamu mengalami IMS atau gejala IMS, seperti sakit yang tidak biasa, kencing bernanah, rasa terbakar ketika buang air kecil, atau pendarahan di antara periode menstruasi.

Bagaimana dokter tau apakah Aku tertular kencing nanah?

Sebagian besar, sampel urin dapat digunakan untuk menguji gonore. Namun, jika kamu melakukan oral dan / atau anal seks, teknik swab dapat digunakan untuk mengumpulkan sampel dari tenggorokan dan / atau rektum. Dalam beberapa kasus, swab dapat digunakan untuk mengumpulkan sampel dari uretra pria (saluran air kencing) atau serviks perempuan (pembukaan ke rahim).

Apakah gonore dapat disembuhkan?

Ya, kencing nanah dapat disembuhkan dengan perawatan yang tepat. Penting bahwa kamu meminum semua obat yang diresepkan dokter untuk menyembuhkan infeksimu. Obat untuk kencing nanah tidak boleh dibagi dengan siapa pun. Meskipun obat ini akan menghentikan infeksi, obat tersebut tidak akan membatalkan kerusakan permanen yang disebabkan oleh penyakit kencing nanah.

Akan semakin sulit untuk mengobati gonore, karena ada jenis gonorrhea yang resistan terhadap obat. Jika gejala yang kamu alami berlanjut selama lebih dari beberapa hari setelah menerima perawatan, kamu harus kembali ke penyedia layanan kesehatan untuk diperiksa kembali.

Aku dirawat karena kencing nanah. Kapan Aku bisa berhubungan seks lagi?

Kamu harus menunggu tujuh hari setelah menyelesaikan semua obat sebelum dapat berhubungan seks. Untuk menghindari terinfeksi gonorrhea lagi atau menyebarkan gonorrhea ke pasanganmu, kamu dan pasangan seks-mu harus menghindari berhubungan seks sampai kamu menyelesaikan setiap perawatan.

Jika kamu pernah mengalami kencing nanah dan minum obat di masa lalu, kamu masih bisa terinfeksi lagi jika kamu melakukan hubungan seks tanpa kondom dengan seseorang yang terinfeksi kencing nanah.

Apa yang terjadi jika Aku tidak diobati?

Gonorrhea yang tidak diobati dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius dan permanen baik pada cowok maupun cewek.
Pada cewek, gonore yang tidak diobati dapat menyebabkan penyakit radang panggul (PID, pelvic inflammatory disease). Beberapa komplikasi PID adalah:
Pembentukan jaringan parut yang menghalangi saluran tuba;
Kehamilan ektopik (kehamilan di luar rahim);
Infertilitas (ketidakmampuan untuk hamil);
Nyeri panggul / perut jangka panjang.

Pada cowok, gonore dapat menyebabkan kondisi yang menyakitkan pada tabung yang menempel pada testikel. Dalam kasus yang jarang terjadi, ini dapat menyebabkan seorang pria menjadi steril, atau mencegahnya untuk dapat menjadi seorang ayah.

Walaupun jarang, kencing nanah yang tidak diobati juga bisa menyebar ke darah atau persendian kamu. Kondisi ini bisa mengancam jiwa.

Kencing nanah juga memperbesar kamu tertular HIV.

Sumber:


Share This Post

Post Comment