Kepatuhan Minum Obat

Kepatuhan Minum Obat
Picture: advocateformomanddad.com

Mengkonsumsi obat ARV kamu seperti yang ditentukan dokter sering disebut sebagai ‘kepatuhan/adherence’. Kepatuhan pada cara pengobatan HIV berarti: (Baca juga: Mengapa Kepatuhan Terhadap Obat Penting?)

  • Mengkonsumsi semua obat yang membentuk kombinasi pengobatan HIV kamu dalam jumlah yang tepat.
  • Mengkonsumsi semua obat kamu pada waktu yang tepat, sedekat mungkin dengan waktu yang sama setiap hari. Biasanya, ini berarti mengkonsumsi obat dalam jeda dua jam (hingga satu jam di kedua sisi waktu yang ditentukan).
  • Mengikuti instruksi tentang makanan. Beberapa obat-obatan harus diminum dengan makanan agar mereka diserap dengan benar, tetapi obat yang lain harus diminum dengan perut kosong.
  • Memeriksa interaksi dengan obat-obatan lain. Ini termasuk obat-obatan yang diresepkan dokter untuk kamu, serta yang dibeli di warung. Penting juga untuk mengetahui bahwa beberapa obat herbal dan pengobatan alternatif dapat berinteraksi dengan beberapa obat anti-HIV, seperti juga beberapa narkoba rekreasional. Kamu mungkin perlu menghindari beberapa obat lain, atau berhati-hati dengan waktu & dosis (ini sering terjadi dengan obat anti-gangguan pencernaan).

 

Baca juga: Kapan Memulai Pengobatan HIV?

 

Berapa banyak dosis obat yang harus saya minum?

Hasil terbaik dari pengobatan HIV terlihat pada orang yang mengkonsumsi semua, atau hampir semua, dosis obat-obatan mereka dengan cara yang benar. (Baca juga: Apa Gunanya Pengobatan HIV?)

ART memiliki efek anti-HIV yang sangat kuat. Namun demikian, kehilangan sebuah dosis dikaitkan dengan peningkatan viral load, penurunan jumlah CD4, dan peningkatan risiko resistansi. Kepatuhan yang mendekati sempurna juga diperlukan untuk sepenuhnya menekan replikasi HIV di dalam sel kamu.

Biasakan mengkonsumsi semua dosis obat kamu dengan benar.

Baca juga: Apa Efek Tentang Pengobatan HIV?

 

Apa yang harus Aku lakukan jika Aku melewatkan sebuah dosis?

Kamu harus mencoba dan berusaha mengkonsumsi setiap dosis obat kamu pada saat yang tepat dan dengan cara yang benar. Tetapi kebanyakan orang yang mengkonsumsi pengobatan HIV kadang-kadang lupa untuk meminum dosis pengobatan mereka.

Apa yang harus kamu lakukan tentang dosis yang terlewatkan akan tergantung pada keadaan. Dalam kebanyakan kasus, pilihan paling aman adalah mengambil dosis yang terlewat segera setelah kamu menyadari dan kemudian kembali ke jadwal normal kamu. Jika kamu menyadari bahwa kamu telah melewatkan dosis ketika hampir sampai ke dosis berikutnya, ambillah dosis normal. Jangan mengambil dosis ganda untuk mengimbangi yang telah kamu lewatkan. Misal kamu lupa minum pada malam hari dan ingatnya ketika pagi hari, jangan minum 2 dosis ya #SahabatOBS.

 

Jika kamu melewatkan dosis dan tidak yakin apa yang harus dilakukan, adalah ide yang baik untuk menelepon klinik kamu untuk meminta saran.

Jika kamu secara teratur kehilangan dosis obat kamu (aduh ini bukan kebiasaan yang baik!), atau terlambat membawanya, bicarakan hal ini dengan dokter kamu. Dokter-mu akan dapat menawarkan saran dan dukungan. Dalam beberapa kasus, mungkin masuk akal bagi kamu untuk mengubah pengobatan ke kombinasi obat dengan risiko resistansi yang lebih rendah.

Jika kamu muntah (sakit) setelah meminum obat ARV, kamu biasanya tidak perlu meminum obat lagi, karena obat-obatan yang tadi kamu minum sudah terserap ke dalam tubuh. Pengecualian untuk ini adalah jika kamu muntah kurang dari satu jam sejak kamu meminum obat anti-HIV (atau kurang dari empat jam jika kamu menggunakan Eviplera atau rilpivirine), atau jika kamu melihat pil, atau sisa dari pil yang tadi kamu minum, dalam muntahan, maka kamu boleh meminum ulang.

 

Bantu diri kamu sendiri untuk melakukan pengobatan HIV dengan benar

Berbagai faktor dapat memengaruhi seberapa baik kamu mematuhi perawatan HIV dirimu sendiri. Ini berbeda antara orang-orang dan dapat berubah seiring waktu. Hal tersebut tidak akan selalu terkait dengan kesehatan atau perawatan medis yang kamu jalani. Apa yang terjadi di area lain dalam hidupmu, seperti suasana di tempat kerja, atau bagaimana perasaan kamu tentang memulai perawatan, juga dapat memengaruhi kemampuan kamu untuk melakukan perawatan dengan benar. Ini berarti tidak ada solusi sulap tunggal yang dapat menjamin kepatuhan terbaik untuk semua orang.

Sebaliknya, penting untuk memikirkan faktor-faktor yang mungkin memengaruhi kamu. Melakukan hal ini dapat bermanfaat jika kamu akan memulai atau mengubah perawatan, atau jika kamu mengalami masalah dalam mengambil perawatan HIV dengan benar. (Baca juga: Dimana Sich Saya Bisa Dapat ARV?)

Jika kamu baru saja terdiagnosa HIV+, sebaiknya bergabung dengan kelompok pendukung sebaya (support group) agar kamu tidak merasa sendirian ya #SahabatOBS. Kamu dapat bergabung dengan group Telegram #OBS untuk saling sapa dengan sesama komunitas terdampak HIV.

<– Klik gambar di samping ini untuk gabung di group orang-orang kece 😀

 

 

 

 

 

Sumber:

Incoming search terms:

  • https://yandex ru/clck/jsredir?from=yandex ru;search;web;;&text=&etext=1832 Fk7xpdgBdicdsUPozgp-IL-P7sVvGIiXDYrtWVXtGEOeAO3XVLt80Q2dYno8RNVB 4df03858e0f3f7de9b06b0071526c4b283fe0a02&uuid=&state=_BLhILn4SxNIvvL0W45KSic66uCIg23qh8iRG98qeIXme
  • kepatuhan minum obat arv
  • minum arv perut kosong

Share this post

Post Comment