Mengenal Infeksi Oportunistik (Bagian 2)

Sebelumnya sudah sedikit paham kan mengenai apa sih Infeksi Oportunistik (IO) itu?? (Baca bagian pertama di sini) Apa saja sih jenisnya? Nah, IO sendiri bisa di cegah dan di obati lho, jadi jangan terlalu khawatir ya. Berikut ini sedikit mengenai pencegahan dan pengobatan untuk IO.

Picture: nationalgeographic.co.id

Pencegahan Infeksi Oportunistik

Untuk mencegah Infeksi Oportunistik (IO) agar tidak muncul, cara terbaiknya adalah dengan konsisten menjalani perawatan medis maupun minum obat HIV sesuai dengan anjuran dari dokter. (Baca juga: Apa Gejala Saya Terinfeksi HIV?) Terkadang, penyedia layanan kesehatan juga akan meresepkan obat khusus untuk mencegah IO tertentu. Dengan tetap mengkonsumsi obat HIV, Anda akan menjaga jumlah virus HIV di tubuh Anda serendah mungkin dan menjaga kekebalan tubuh Anda tetap sehat. (Baca juga: Dimana Sich Saya Bisa Dapat ARV?) Sangat penting untuk melakukan pemeriksaan rutin dan minum semua obat yang dianjurkan, dan megkonsumsi obat HIV merupakan komitmen seumur hidup.

Selain mengkonsumsi obat HIV, berikut ini terdapat beberapa langkah untuk mencegah munculnya IO, seperti:

  • Gunakan kondom secara konsisten dan benar untuk mencegah terpapar infeksi menular seksual. (Baca juga: HIV Bukanlah Pembunuh Hubungan Asmara)
  • Jangan berbagi peralatan narkoba suntik. Darah dengan hepatitis C di dalamnya dapat tetap berada di alat suntik dan jarum setelah digunakan dan infeksi dapat ditularkan ke pengguna berikutnya. (Baca juga: Mengenal Hepatitis C – Bagian 1)
  • Dapatkan vaksinasi – biasanya dokter akan menginformasikan vaksin apa saja yang kita butuhkan, jika tidak kita harus bertanya.
  • Pahami kuman apa yang Anda hadapi (seperti tuberkolosis atau kuman yang ditemukan di tinja, air liur atau pada kulit hewan) dan batasi paparan Anda terhadapnya. (Baca juga: Hari Tubercolosis Sedunia 2014 : Mengetahui kembali Apa itu TB dan HIV?)
  • Jangan megkonsumsi makanan tertentu, termasuk telur yang belum matang, susu dan keju yang tidak di pasteurisasi (mentah), jus buah yang tidak di pasteurisasi atau kecambah mentah. (Baca juga: Gizi Seimbang Panduan Asupan Gizi untuk Hidup Sehat)
  • Jangan minum air yang tidak diolah seperti air yang di ambil langsung dari danau atau sungai. Air ledeng di mancanegara juga kadang tidak aman.
  • Mintalah dokter Anda untuk meninjau kembali hal-hal yang Anda lakukan di tempat kerja, rumah dan berlibur untuk memastikan Anda tidak terkena IO

Pengobatan Infeksi Oportunistik

Jika sudah terlanjur IO berkembang di tubuh Anda, ada perawatan yang tersedia, seperti antibiotik atau obat anti jamur. (Baca juga: Mengenal Kotrimoksazol). Memiliki IO mungkin merupakan situasi medis yang sangat serius dan perawatannya bisa menjadi tantangan tersendiri. Perkembangan IO sendiri bisa merupakan bahwa sistem kekebalan tubuh Anda melemah dan virus HIV di tubuh Anda tidak terkendali.

Itulah mengapa sangat penting untuk menjalani pengobatan, sesuai dengan resep dokter dan menemui petugas kesehatan secara teratur dan menjalani pemantauan kondisi secara rutin yang telah direkomendasikan untuk memastikan viral load Anda berkurang dan sistem kekebalan tubuh Anda sehat atau tidak. (Baca juga: Seputar Viral Load)

Sumber:

https://www.cdc.gov/hiv/basics/livingwithhiv/opportunisticinfections.html

 

 

Incoming search terms:

  • Jangan oportunistik

Share This Post

Post Comment